kenapa kita harus meninggalkan yang tidak bermanfaat?
1. Termasuk sifat muslim adalah menyibukkan dirinya dari hal-hal mulia dan menjauhkan hal-hal yang hina dan rendah
2. Untuk menahan nafsu itu sulit
biasanya kita melakukan hal yang tidak berguna itu karna nafsu kita, dan nafsu itu biasanya cendorong ke hal yang negative, tapi nafsu itu dibagi menjadi 3:
- Nafsu Muthmainnah (nafsu jiwa yang tenang) jadi maksud nafsu disini tuh dia ketagihan melakukan ibadah misalnya. itukan berarti hal yang positif. kalo orang yang shaleh mah nafsu nya teh baca qur'an, shalat sunnah, shaum sunnah, masya Allah. kalo kita mah kan kadang-kadang mau shalat sunnah teh asa "ah gausah deh sunnah ini" haha padahal shalat sunnah pelengkap shalat wajib.
- Nafsu Lawamah (nafsu yang di tengah-tengah) jadi bisa jadi dia melakukan hal yang kurang bermanfaat (negative) atau bisa jadi ke hal yang bermanfaat (positif)
- Nafsu Amarah (negative) kalau ini sudah pasti jelek, dari artinya juga negative
" yang jago itu bukan orang yang pandai bergulat tapi orang yang bisa menahan hawa nafsunya"
jadi intinya ini pendidikan bagi kita agar meninggalkan hal yang tidak baik bagi kita
3. Menyibukkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah tanda lemahnya iman
4. Anjuran untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk bekal di dunia dan di akhirat
5. Ikut campur terhadap sesuatu yang bukan urusannya dapat mengakibatkan pada perpecahan dan pertikaian di antara manusia
contohnya: ikut campur dalam urusan orang lain. misalkan ada A dan B bermasalah nih, terus kita malah ikut campur urusan mereka tapi malah kaya yg mengadu domba, "ih A mah gini gini loh" "ih B mah gini gini loh" dengan gitu masalahnya ga selesei, malah bikin masalah baru, itukan ga bermanfaat, merugikan orang lain. jadi lebih baik kita ga usah ikut campur dalam masalah orang lain.
segitu dulu aja, semoga bermanfaat :)