Ah.. Lagi2 berbicara soal cinta
Apasih cinta itu?
Definisi cinta itu banyaak sekali
Namun,pada umumnya
Cinta adalah anugerah
Cinta adalah fitrah
"Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang di inginkannya, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang....." (Qs. Ali imran : 14)
Allah sudah memberi tau kepada kita, bahwa akan terasa indah cinta terhadap apa yg inginkannya. Cinta. Ini sudah Allah berikan kepada kita, sudah menjadi sifat yang Allah berikan kepada kita. Ini fitrah.
Nah, mari lanjutkan arti ayat yang di atas
" ...itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik" (Qs. Ali imran: 14)
Nah, cintaa ini.. (Cinta terhadap wanita, anak, harta benda) ga ada apa apanya di banding dengan apa yang ada di sisi Allah. Maka, jangan pernah takut kehilangan apa yang kita cinta. Jangan takut dengan harta kita yang hilang, karna apa yang ada di sisi Allah jauh lebih baik dari harta itu. Jangan takut kehilangan seseorang yang kita cinta, karna apa yang ada di sisi Allah jauh lebih baik, jika kamu mengetahui.
Kemudian, boleeh ga sih dalam islam jatuh cinta sebelum menikah?
? ?
Kalo pacaran boleh ga dalam islam?
π tidak boleh.
Kalo jatuh cinta sebelum menikah boleh ga?.
.
.
.
.
.
.
.
Boleh,
Karna itu tadi. Itu adalah fitrah. Namun, jangan sampai terlalu dalam menyikapinya. Udah aja, sebatas itu saja. Sebatas kagum misalnya. Sisanya serahin kepada Allah, jangan sampai kita jdi sibuk ga jelas karna di landa cinta, membuang waktu percuma. Tapi ini adalah sebuah kenormalan. Jika anda pernah merasa jatuh cinta, berarti anda normal.
Karna kita memang perlu melalui masa masa puber kita. Jika kita mengalaminya sebelum menikah, hal ini akan jadi bekal untuk kelak ketika berumah tangga,jiwa / mental nya sudah siap, sudah lebih dewasa ketika nanti berumah tangga.
Beda dengan, orang yang belum pernah jatuh cinta sebelum menikah, kemudian saat menikah dia baru mengalami puber. Mending klo suka nya ke suami nya sendiri, gimana kalo ternyata yg dia suka orang lain? Kan bahaya. Mental ke puberannya meledak, gatau apa yg harus dilakukan. Bisa jadi salah langkah.
Makanya kenapa cinta itu fitrah, karena memang sudah Allah berikan, sudah Allah perhitungkan, sudah Allah pas kan.
Tinggal, bagaimana menyikapi nya sesuai dengan yang di syariatkan.
Jika anda tengah jatuh cinta, dan di rasa org yg anda kagumi pun sama. Udah mending nikah aja. Akan lebih aman, nyaman dan tentram dan bahagia.
Itu solusi terbaik bagi 2 makhluk yang jatuh cinta. Harus berani ambil solusi. Yakinlah, jika diniatkan utk menjaga, dan karena Allah, Allah akan beri kemudahan dalam prosesnya. Gausah takut. :)
Kalo belum bisa, yaudah tinggalkan dalam artian sibukkan diri dengan hal yang positif, mendekatkan diri kepada Allah.
Setidaknya begitulah yang sampaikan murabbiyah ku perihal jatuh cinta.
( 21 maret 2017)
Dan ini, aku mau share beberapa tulisan yang terkait dengan ini hihi.. Yg kudapat dari medsos medsos. Awas baper !
BAIT-BAIT DARIKU UNTUKMU CALON IMAMKU
Teruntuk engkau yang menjadi penantian terbesar dalam hidupku..
Teruntuk engkau yang selalu menjadi isi dalam do'aku..
Teruntuk engkau yang menjadi alasan kuatku meneguhkan kesabaran..
Teruntuk engkau yang kunanti penuh harap dan kecemasan..
Teruntuk engkau yang kuinginkan membawaku mengarungi jalan JannahNya..
Teruntuk engkau yang kuharapkan berdiri didepanku disetiap shalatku..
Teruntuk engkau yang kelak mengalunkan adzan di daun telinga anak-anakku..
Teruntuk engkau yang nanti dimasa depan menjadi tokoh hebat yang dibanggakan anak-anakku..
Ingatlah..
Satu hal yang tak akan pernah sirna dalam kehidupan kita..
Satu hal yang akan selalu menjadi pegangan kita..
Satu hal, yang jika engkau lupakan itu, engkau lepaskan itu,maka sirnalah semua cintaku kepadamu..
Yaitu Agama kita.. Allah.. Rabb kita..
Aku tak akan pernah peduli pada rupamu..
Aku tak akan menghiraukan sebanyak apa hartamu..
Aku tak akan bangga setinggi apapun jabatanmu..
Jika Agamamu tak kau jaga..
Jika Agamamu tak kau pegang..
Jika Agamamu tak kau pelihara..
Jika Agamamu tak menjadi utama bagimu..
Karena..
Aku mencintaimu karena Agamamu.. Engkau menjadi pilihanku, karena Agamamu..
(untukmu calon imamku http://bit.ly/1LuPrQ0
official video http://bit.ly/1g6Vf3Y )
Semoga para pembaca yang belum genap segera di genapkan! :D termasuk penulis π
Amiin.
Catatan Mae-Chan
Senin, 20 Maret 2017
Kemanakah pemuda itu?
Aku akan sedikit bercerita tentang kejadian yang aku alami kemarin.
Kemarin, aku bersama umi ku pergi ke Tasik. Kami dapat kabar bahwa abah (kakek) jatuh sakit, dan sempet pingsan juga.
Tadinya kami sekeluarga mau berangkat bersama, tapi karena kondisi adik2 ku yang sedang menghadapi banyak ujian sekolah akhirnya yang berangkat Aku dan Umiku. Abi bagian di rumah jaga adik2. Abi memanggil supir untuk mengantar kami berdua. Singkat cerita, kami pun berangkat.
Sesampainya disana, alhamdulillah kondisi abah sudah membaik dari sebelumnya. Kemudian kita duduk2 sambil mendengar cerita kejadian abah.
Jadi, abah itu habis mengikuti acara tabligh akbar yang di ikuti juga oleh 1000 umat (*klo ga salah) dimana disana juga terdapat tokoh2 islam seperti ustadz Bachtiar Nashir, dll
Abah itu, subuh2 sekali sudah siap katanya. Udah pake jas rapi, siap berangkat tabligh akbar. Ketika disana, abah bersama pemuda pemuda lainnya sangat antusias mendengarkan orasi dari para tokoh islam tersebut. Jiwa abah sangat menggelora, terbawa suasana anak muda disana yang semangat juga. Mungkin disini abah lupa, bahwa fisik abah tidaklah sekuat dulu, fisik abah udah tidak seperti anak2 muda lainnya. Namun, semangatnya sangat luar biasa menggelora. Sangat semangat sekali kata emak (nenek) . Mungkin saking semangatnya, dan lupa akan kondisi fisiknya setelah pulang dari acara tersebut sempat pingsan, trus sempet ga nyambung klo di ajak ngobrol. Akhirnya saat malamnya, abah di bawa ke rs utk di cek. Setelah di cek semua nya normal, hanya tensi nya saja yg tinggi. Gula darah normal, asam urat normal, yang tinggi hanya tensi nya saja. Mungkin, abah kecapekan / kurang minum (dehidrasi)
Disamping kita mendengarkan cerita, di sebelah sana, di ruang tamu ada abah yang sedang ngobrol sama supir. Mereka asik sekali mengobrol.
Kita yang sedang d ruang tengah pun sesekali mendengar abah yg sedang berbicara. Abah berbicara ttg polit*k, tentang kondisi umat islam, dan sangat nyambung ngobrolnya dengan supir. Karena supir nya tuh temen abi yg mengerti ttg hal2 yg seperti itu. Nyambung lah mereka.
Begitu kita tiba disana, sekitar jam set 3an sampai kita pulang (ba'da maghrib) abah dan supir tak hentinya saling bercerita.
Dari situ aku merasa kagum dengan abah, abah yang usianya hampir 80 thn tapi jiwanya masih sangat muda, masih semangat luar biasa. Kadang aku jadi berpikir, aku belum menemukan anak muda yang semangatnya seperti itu. Sering sih sering mendengar kisah anak muda yang semangat dakwahnya luar biasa. Tapi belum pernah aku menemukan dengan mata kepalaku sendiri, yang sering aku temukan ya yang udah berumur. Yang emg dia tokoh islam. Dan rata2 mereka semua itu yang udah bapa2, yang udh bukan umurnya di zaman sekarang dan yg akan datang. Karna saat ini dan kelak, harusnya kita (anak muda) lah yang membangun jiwa2 dakwah seperti mereka. Siapa yang akan meneruskan perjuangan mereka?
Kemanakah pemuda itu?
Pemuda yang selalu menjaga shalatnya
Pemuda yang selalu menjaga akhlaqnya
Pemuda yang selalu santun kepada sesamanya
Pemuda yang memikirkan masa depan ad-diin nya
Kebanyakan pemuda skrg mah....
Sepertinya tidak usah disebutkan karna anda pasti tau
Aah.. Begitulah yang kupikirkan
Dan aku terbesit oleh sebuah pepatah
"Kenapa harus sibuk mencari, kenapa tidak sibuk menjadi?"
Ah.. Lagi2 ini menampar diri. Terkadang yg kita inginkan hanya mencari tapi lupa untuk menjadi.
Jadi semoga ini semua menjadi tadzkirah kita semua, menjadi renungan, dan menjadi motivasi untuk menjadi pribadi sebaik baik pribadi muslim.
Jazakumullah khairan katsiiran, salam ukhuwah :)
Tasikmalaya-Bandung,
21 maret 2017
Kemarin, aku bersama umi ku pergi ke Tasik. Kami dapat kabar bahwa abah (kakek) jatuh sakit, dan sempet pingsan juga.
Tadinya kami sekeluarga mau berangkat bersama, tapi karena kondisi adik2 ku yang sedang menghadapi banyak ujian sekolah akhirnya yang berangkat Aku dan Umiku. Abi bagian di rumah jaga adik2. Abi memanggil supir untuk mengantar kami berdua. Singkat cerita, kami pun berangkat.
Sesampainya disana, alhamdulillah kondisi abah sudah membaik dari sebelumnya. Kemudian kita duduk2 sambil mendengar cerita kejadian abah.
Jadi, abah itu habis mengikuti acara tabligh akbar yang di ikuti juga oleh 1000 umat (*klo ga salah) dimana disana juga terdapat tokoh2 islam seperti ustadz Bachtiar Nashir, dll
Abah itu, subuh2 sekali sudah siap katanya. Udah pake jas rapi, siap berangkat tabligh akbar. Ketika disana, abah bersama pemuda pemuda lainnya sangat antusias mendengarkan orasi dari para tokoh islam tersebut. Jiwa abah sangat menggelora, terbawa suasana anak muda disana yang semangat juga. Mungkin disini abah lupa, bahwa fisik abah tidaklah sekuat dulu, fisik abah udah tidak seperti anak2 muda lainnya. Namun, semangatnya sangat luar biasa menggelora. Sangat semangat sekali kata emak (nenek) . Mungkin saking semangatnya, dan lupa akan kondisi fisiknya setelah pulang dari acara tersebut sempat pingsan, trus sempet ga nyambung klo di ajak ngobrol. Akhirnya saat malamnya, abah di bawa ke rs utk di cek. Setelah di cek semua nya normal, hanya tensi nya saja yg tinggi. Gula darah normal, asam urat normal, yang tinggi hanya tensi nya saja. Mungkin, abah kecapekan / kurang minum (dehidrasi)
Disamping kita mendengarkan cerita, di sebelah sana, di ruang tamu ada abah yang sedang ngobrol sama supir. Mereka asik sekali mengobrol.
Kita yang sedang d ruang tengah pun sesekali mendengar abah yg sedang berbicara. Abah berbicara ttg polit*k, tentang kondisi umat islam, dan sangat nyambung ngobrolnya dengan supir. Karena supir nya tuh temen abi yg mengerti ttg hal2 yg seperti itu. Nyambung lah mereka.
Begitu kita tiba disana, sekitar jam set 3an sampai kita pulang (ba'da maghrib) abah dan supir tak hentinya saling bercerita.
Dari situ aku merasa kagum dengan abah, abah yang usianya hampir 80 thn tapi jiwanya masih sangat muda, masih semangat luar biasa. Kadang aku jadi berpikir, aku belum menemukan anak muda yang semangatnya seperti itu. Sering sih sering mendengar kisah anak muda yang semangat dakwahnya luar biasa. Tapi belum pernah aku menemukan dengan mata kepalaku sendiri, yang sering aku temukan ya yang udah berumur. Yang emg dia tokoh islam. Dan rata2 mereka semua itu yang udah bapa2, yang udh bukan umurnya di zaman sekarang dan yg akan datang. Karna saat ini dan kelak, harusnya kita (anak muda) lah yang membangun jiwa2 dakwah seperti mereka. Siapa yang akan meneruskan perjuangan mereka?
Kemanakah pemuda itu?
Pemuda yang selalu menjaga shalatnya
Pemuda yang selalu menjaga akhlaqnya
Pemuda yang selalu santun kepada sesamanya
Pemuda yang memikirkan masa depan ad-diin nya
Kebanyakan pemuda skrg mah....
Sepertinya tidak usah disebutkan karna anda pasti tau
Aah.. Begitulah yang kupikirkan
Dan aku terbesit oleh sebuah pepatah
"Kenapa harus sibuk mencari, kenapa tidak sibuk menjadi?"
Ah.. Lagi2 ini menampar diri. Terkadang yg kita inginkan hanya mencari tapi lupa untuk menjadi.
Jadi semoga ini semua menjadi tadzkirah kita semua, menjadi renungan, dan menjadi motivasi untuk menjadi pribadi sebaik baik pribadi muslim.
Jazakumullah khairan katsiiran, salam ukhuwah :)
Tasikmalaya-Bandung,
21 maret 2017
Jumat, 26 Agustus 2016
tata cara khitbah
Tadi kan sudah dibahas pra-khitbah nya. Nah skrg tata cara Khitbahnya.
Sebelumnya, perlu ditekankan, khitbah itu merupakan PROSES PENGANTAR menuju pernikahan. Jadi ini masih pengantar nya saja, belum 100% halal. Bahkan tak ada jaminan 1% pun halal. Karena ini merupakan pengantar menuju pernikahan saja.
Jadi kalopun wanita sudah di khitbah itu jangan menganggap sudah pasti halal, jangan memberi label kalo kalian sudah halal. O tidak bisaa.. Bukan seperti itu aturannya.
Nah, apa saja yang boleh dilakukan saat khitbah?
1. Melihat langsung calon (Nazhar)
Dalam riwayat Imam Abu Dawud, Jabir ibn 'Abdillah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "jika salah seorang dari kalian hendak meminang seorang perempuan, jika mampu hendaklah ia melihatnya terlebih dahulu untuk menemukan daya tarik yang membawanya menuju pernikahan."
Kalopun tidak melihat langsung, boleh melalui keluarga atau kerabatnya. Menanyakan si fulan tuh org nya gimana.
Jika ada riwayat penyakit ceritakan, kalo misalkam ada bekas" luka atau cacat boleh di ceritakan batasnya adalah dri leher ke atas dan lengan
2. Permasalahan Mahar
- mudahkan maharnya
Sebaik baik wanita adalah yang mudah maharnya. Mudahnya mahar pertanda keshalihan seorang wanita.
- dalam bentuk benda
Usahakan mahar beruoa bentuk benda sekecil apapun, meskpiun ia sebuah cincin besi. (Seperti kisah di zaman rasul, ada seorang sahabat yg ga punya benda berharga/mewah untuk dimaharkan,sama rasul disuruh berikan cincin logam)
Boleh memberikan mahar tidak dalam bentuk benda tapi usahakan ada dalam bentuk bendanya meskipun itu alat shalat, qur'an. Namun jika qur'an dijadikan mahar agak berat sebenarnya. Karna qur'an itu menjadi tanggung jawab suami utk di amalkan, di baca, dll. Tanggung jawab qur'an ada pada suaminya.
3. Penentuan tanggal, lokasi, dsb
4. Sekufu (dalam artian kalo bisa se-status sosial, jarak umurnya jgn terlalu jauh. terutama agamanya, se-aqidah, dll)
Naah.. Segitu dulu yaa, nanti di lanjut lain waktu lagi, semoga bermanfaat. Jangan baper, jodoh udah di tangan ko.... Di tangan Allah ππ
Sebelumnya, perlu ditekankan, khitbah itu merupakan PROSES PENGANTAR menuju pernikahan. Jadi ini masih pengantar nya saja, belum 100% halal. Bahkan tak ada jaminan 1% pun halal. Karena ini merupakan pengantar menuju pernikahan saja.
Jadi kalopun wanita sudah di khitbah itu jangan menganggap sudah pasti halal, jangan memberi label kalo kalian sudah halal. O tidak bisaa.. Bukan seperti itu aturannya.
Nah, apa saja yang boleh dilakukan saat khitbah?
1. Melihat langsung calon (Nazhar)
Dalam riwayat Imam Abu Dawud, Jabir ibn 'Abdillah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "jika salah seorang dari kalian hendak meminang seorang perempuan, jika mampu hendaklah ia melihatnya terlebih dahulu untuk menemukan daya tarik yang membawanya menuju pernikahan."
Kalopun tidak melihat langsung, boleh melalui keluarga atau kerabatnya. Menanyakan si fulan tuh org nya gimana.
Jika ada riwayat penyakit ceritakan, kalo misalkam ada bekas" luka atau cacat boleh di ceritakan batasnya adalah dri leher ke atas dan lengan
2. Permasalahan Mahar
- mudahkan maharnya
Sebaik baik wanita adalah yang mudah maharnya. Mudahnya mahar pertanda keshalihan seorang wanita.
- dalam bentuk benda
Usahakan mahar beruoa bentuk benda sekecil apapun, meskpiun ia sebuah cincin besi. (Seperti kisah di zaman rasul, ada seorang sahabat yg ga punya benda berharga/mewah untuk dimaharkan,sama rasul disuruh berikan cincin logam)
Boleh memberikan mahar tidak dalam bentuk benda tapi usahakan ada dalam bentuk bendanya meskipun itu alat shalat, qur'an. Namun jika qur'an dijadikan mahar agak berat sebenarnya. Karna qur'an itu menjadi tanggung jawab suami utk di amalkan, di baca, dll. Tanggung jawab qur'an ada pada suaminya.
3. Penentuan tanggal, lokasi, dsb
4. Sekufu (dalam artian kalo bisa se-status sosial, jarak umurnya jgn terlalu jauh. terutama agamanya, se-aqidah, dll)
Naah.. Segitu dulu yaa, nanti di lanjut lain waktu lagi, semoga bermanfaat. Jangan baper, jodoh udah di tangan ko.... Di tangan Allah ππ
Pra-Khitbah (2)
Udah baca kisah sebelum nya kan? Gimana menurut sahabat ? Masya Allah ya..
Ya, jadi itu ttg indikator menikah, kriteria calon yg hendaknya kita pilih.
Jadi itu semua langkah sebelum menuju khitbah nya, kan kita nyari calon dulu nih.. Nah nyari calonnya tuh yg kaya gimana sih baiknya? (Jawabannya di materi pertama)
Nah, skrg misalnya kita udah punya calon atau sasaran yang kira" ingin kita nikahkan. Maka langkah selanjutnya adalah....
Persiapan membangun Rumah Tangga, Pra-Khitbah
Adapun rumah tangga merupakan benteng pertama. Dimana jika benteng itu kokoh, kuat, maka diapun akan melahirkan generasi yang kokoh imanya,
Ketika kita sudah mampu menikah , maka segeralah menikah. Jikapun belum mampu،, maka berpuasalah karena itu sebagai perisai dirimu.
Cara/ langkah-langkah Pra-Khitbah :
1. Meminta kepada pihak wanita
Seperti yang di alami Aisyah r.a (melamar lwt abu bakar) dan Hafshah (melamar lwt umar ibn al khattab) ketika dilamar oleh Rasulullah SAW
2. Berbicara langsung kepada wanita dewasa
Jadi disini boleh berbicara langsung kepada wanita dewasa. Wanita dewasa yg di maksud disini adalah dewasa yang sudah menikah.
Seperti Rasulullah ketika melamar Ummu Salamah
3. Ayah seorang gadis menawarkan kepada seseorang yang baik akhlaqnya & agamanya
Jd misalkan kalian para gadis atau ayah gadis punya kenalan atau tau seseorang yg baik akhlaqnya & agamanya, itu boleh menawarkan gadis itu kepada seseorang yang baik itu.
Seperti kisah Hafshah binti Umar ibn al khattab; suatu ketika umar menawarkan Hafshah kepada Utsman. Namun jawaban Utsman "aku belum mau menikah lagi" kemudian Umar pergi menawarkan kepada Abu bakr, namun Abu Bakr tidak menjawab apa-apa. Hanya terdiam sampai beberapa hari. Nah, pada saat diamnya Abu Bakr itu, Rasulullah SAW datang menghampiri Umar utk melamar Hafshah. Jadi diamnya Abu bakr itu karena beliau tau Rasulullah pernah berucap ttg keinginan melamar Hafshah, jdi Abu bakr diam saja, tidak ingin berbicara duluan sebelum Rasulullah yg berbicara lgsg.
4. Seorang laki2 ingin melamar seorang wanita melalui tokoh/ustadz
Misalnya kamu (utk para ikhwan") minta tolong ke ulama / ustadz utk minta dicarikan calon. Atau minta di dekatkan/di datangkan kepada si doi utk melamar.
"Stadz, tolong saya, saya ingin melamar si fulan. Bantu saya dalam prosesnya, ustadz." Ini boleh.
Kemudian, boleh kah seorang perempuan menawarkan diri? Boleh.
Seperti hal nya saat zaman Rasul oleh Khadijah dan Zainab
Itulah kurang lebih 4 serangkai yg bisa dilakukan ketika akan mengkhitbah sesuai dengan peristiwa yang terjadi pada zaman Rasulullah dan sahabatnya. silakan mau dengan cara yg mana ππ
(Bersambung ke materi selanjutnya)
Ya, jadi itu ttg indikator menikah, kriteria calon yg hendaknya kita pilih.
Jadi itu semua langkah sebelum menuju khitbah nya, kan kita nyari calon dulu nih.. Nah nyari calonnya tuh yg kaya gimana sih baiknya? (Jawabannya di materi pertama)
Nah, skrg misalnya kita udah punya calon atau sasaran yang kira" ingin kita nikahkan. Maka langkah selanjutnya adalah....
Persiapan membangun Rumah Tangga, Pra-Khitbah
Adapun rumah tangga merupakan benteng pertama. Dimana jika benteng itu kokoh, kuat, maka diapun akan melahirkan generasi yang kokoh imanya,
Ketika kita sudah mampu menikah , maka segeralah menikah. Jikapun belum mampu،, maka berpuasalah karena itu sebagai perisai dirimu.
Cara/ langkah-langkah Pra-Khitbah :
1. Meminta kepada pihak wanita
Seperti yang di alami Aisyah r.a (melamar lwt abu bakar) dan Hafshah (melamar lwt umar ibn al khattab) ketika dilamar oleh Rasulullah SAW
2. Berbicara langsung kepada wanita dewasa
Jadi disini boleh berbicara langsung kepada wanita dewasa. Wanita dewasa yg di maksud disini adalah dewasa yang sudah menikah.
Seperti Rasulullah ketika melamar Ummu Salamah
3. Ayah seorang gadis menawarkan kepada seseorang yang baik akhlaqnya & agamanya
Jd misalkan kalian para gadis atau ayah gadis punya kenalan atau tau seseorang yg baik akhlaqnya & agamanya, itu boleh menawarkan gadis itu kepada seseorang yang baik itu.
Seperti kisah Hafshah binti Umar ibn al khattab; suatu ketika umar menawarkan Hafshah kepada Utsman. Namun jawaban Utsman "aku belum mau menikah lagi" kemudian Umar pergi menawarkan kepada Abu bakr, namun Abu Bakr tidak menjawab apa-apa. Hanya terdiam sampai beberapa hari. Nah, pada saat diamnya Abu Bakr itu, Rasulullah SAW datang menghampiri Umar utk melamar Hafshah. Jadi diamnya Abu bakr itu karena beliau tau Rasulullah pernah berucap ttg keinginan melamar Hafshah, jdi Abu bakr diam saja, tidak ingin berbicara duluan sebelum Rasulullah yg berbicara lgsg.
4. Seorang laki2 ingin melamar seorang wanita melalui tokoh/ustadz
Misalnya kamu (utk para ikhwan") minta tolong ke ulama / ustadz utk minta dicarikan calon. Atau minta di dekatkan/di datangkan kepada si doi utk melamar.
"Stadz, tolong saya, saya ingin melamar si fulan. Bantu saya dalam prosesnya, ustadz." Ini boleh.
Kemudian, boleh kah seorang perempuan menawarkan diri? Boleh.
Seperti hal nya saat zaman Rasul oleh Khadijah dan Zainab
Itulah kurang lebih 4 serangkai yg bisa dilakukan ketika akan mengkhitbah sesuai dengan peristiwa yang terjadi pada zaman Rasulullah dan sahabatnya. silakan mau dengan cara yg mana ππ
(Bersambung ke materi selanjutnya)
Pra-Khitbah
Assalamualaikum sahabat fillah yang saya cintai, kali ini aku mau share ilmu ttg khitbah π
Materi ini ku dapet saat liqo, *waduh materinya udh ttg ginian aja* tapi emang ini tuh penting banget apalagi untuk kita yang lagi umurnya *tebak umurku berapa hayo?*
Ini penting bgt supaya ntar ketika kita akan menikah tidak akan salah menjalani prosesnya, tidak menyalahgunakan istilah dalam islam, dsb. So, mari kita simak..
Sebelumnya, kita bahas indikator menikah..
Hendaklah seorang pria menikahi wanita karena ; kecantikannya, kekayaannya, keturunannya, dan agamanya. Dan hendaklah ia utama memilih karena agamanya.
"Wanita dinikahi karena 4 perkara: karena hartanya, martabatnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaklah engkau mendapatkan wanita yang baik agamanya, niscaya engkau beruntung" (HR. Al-bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah)
Mari kita lirik sebentar kisah yang menarik. (Dikutip dri buku salim A fillah )
Inilah setutur tentang budak, di zaman ketika para pekerja mau mencerdaskan diri dan para majikan sudi mendengar suara mereka. Dia Mubarak. Namanya nan berarti penuh berkah mengalir jadi doa utk kebun anggur yg dia jaga. Panen berlimpah sejak bulan pertama tugasnya.
Maka dia bulan ketiga, si majikan meninjau kebun itu. "Mubarak!" panggil sang tuan. "Ambilkan untukku setangkai anggur terbaik!"
Bergegas mubarak memilih di antara sulur2 anggur; dipetiknya setangkai yg buahnya tampak paling kokoh,liat, dan mengkilat. Diserahkannya anggur pilihannya itu pada sang majikan. Mengernyit sejenak, si tuan mencicipi sebutir. Dan benar! Masam!
"Mubarak!"bentaknya. "Apa ini?anggurnya masam sekali! Apakau sengaja membuatku marah pagi2? Cari lagi! Pilih yg betul!"
Bergegas mubarak ke sesuluran. Kalau yg tadi keliru, berarti cari sifat sebaliknya: dipilihnya yg lembek,berair, dan kusam. Begitu diserahkan, murkalah sang majikan. "Dungu! Yg tdi masam, skrg busuk! Tak tahukah kau mana anggur bagus?"
"Tidak,tuan!" jawab mubarak polos. "Celaka! Tiga bulan kau jaga kebun ini dan kau tak tau mana anggur yg bagus? Apa kerjamu?"
"Maaf tuan, saya tak tahu, sebab tugas yg tuan embankan adalah menjaga kebun, bukan mencicipi nya."
Ganti sang majikan terperangah. Dia tak meyangka Mubarak akan menjawab demikian. Alangkah jujur, amanah dan wara'nya.
Sejak itu, hubungan mereka jdi demikian dekat. Penuh kepercayaan, sang majikan memberi tugas2 yg kian berat pada Mubarak. Pun dalam hal2 pribadi; sang majikan mulai banyak meminta masukan dan pertimbangan Mubarak. Satu hari, dia dipusingkan putrinya.
Banyak sekali yg berminat menyunting si semata wayang, pilihan2 sungguh tak mudah, sulit sekali menjawab lamaran. "Dengan siapa sebaiknya kunikahkan putriku satu2nya itu, hai Mubarak? Bantu aku! Berikan pertimbanganmu!"
Mubarak berkata santun, "tuan, kudapati kaum yg menikahkan putrinya dengan pertimbangan nasab semata adalah musyrikin Quraisy. Dan kudapati, menikahkan anak perempuan dengan pertimbangan paras dan rupa di zaman ini, dilakukan sebagian orang2 nasrani. Kudapati pula, yg sering menikahkan putri mereka dengan pertimbangan kekayaan ialah sebagian Ahli Kitab dri kalangan Yahudi. Maka bagimu yg adalah seorang mukmin; yg harus kaupertimbangkan soal calon menantu hanyalah agamanya, imannya, akhlaqnya!"
"Kalau begitu," senyum si tuan, "aku tak punya pilihan lain. Bersiaplah, hai Mubarak, hari ini kunikahkan engkau dengan putriku!"
Dari pernikahan Mubarak dan putri majikannya, kelak lahirlah 'Abdullah ibn Al-Mubarak; tabi'in terkemuka, 'alim yg zahid dan mujahid. Pernikahan mereka adalah pemicu hadirnya lapis-lapis keberkahan yg memenuhi bumi dengan bersusun susun rasa surga.
* * *
Materi ini ku dapet saat liqo, *waduh materinya udh ttg ginian aja* tapi emang ini tuh penting banget apalagi untuk kita yang lagi umurnya *tebak umurku berapa hayo?*
Ini penting bgt supaya ntar ketika kita akan menikah tidak akan salah menjalani prosesnya, tidak menyalahgunakan istilah dalam islam, dsb. So, mari kita simak..
Sebelumnya, kita bahas indikator menikah..
Hendaklah seorang pria menikahi wanita karena ; kecantikannya, kekayaannya, keturunannya, dan agamanya. Dan hendaklah ia utama memilih karena agamanya.
"Wanita dinikahi karena 4 perkara: karena hartanya, martabatnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaklah engkau mendapatkan wanita yang baik agamanya, niscaya engkau beruntung" (HR. Al-bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah)
Mari kita lirik sebentar kisah yang menarik. (Dikutip dri buku salim A fillah )
Inilah setutur tentang budak, di zaman ketika para pekerja mau mencerdaskan diri dan para majikan sudi mendengar suara mereka. Dia Mubarak. Namanya nan berarti penuh berkah mengalir jadi doa utk kebun anggur yg dia jaga. Panen berlimpah sejak bulan pertama tugasnya.
Maka dia bulan ketiga, si majikan meninjau kebun itu. "Mubarak!" panggil sang tuan. "Ambilkan untukku setangkai anggur terbaik!"
Bergegas mubarak memilih di antara sulur2 anggur; dipetiknya setangkai yg buahnya tampak paling kokoh,liat, dan mengkilat. Diserahkannya anggur pilihannya itu pada sang majikan. Mengernyit sejenak, si tuan mencicipi sebutir. Dan benar! Masam!
"Mubarak!"bentaknya. "Apa ini?anggurnya masam sekali! Apakau sengaja membuatku marah pagi2? Cari lagi! Pilih yg betul!"
Bergegas mubarak ke sesuluran. Kalau yg tadi keliru, berarti cari sifat sebaliknya: dipilihnya yg lembek,berair, dan kusam. Begitu diserahkan, murkalah sang majikan. "Dungu! Yg tdi masam, skrg busuk! Tak tahukah kau mana anggur bagus?"
"Tidak,tuan!" jawab mubarak polos. "Celaka! Tiga bulan kau jaga kebun ini dan kau tak tau mana anggur yg bagus? Apa kerjamu?"
"Maaf tuan, saya tak tahu, sebab tugas yg tuan embankan adalah menjaga kebun, bukan mencicipi nya."
Ganti sang majikan terperangah. Dia tak meyangka Mubarak akan menjawab demikian. Alangkah jujur, amanah dan wara'nya.
Sejak itu, hubungan mereka jdi demikian dekat. Penuh kepercayaan, sang majikan memberi tugas2 yg kian berat pada Mubarak. Pun dalam hal2 pribadi; sang majikan mulai banyak meminta masukan dan pertimbangan Mubarak. Satu hari, dia dipusingkan putrinya.
Banyak sekali yg berminat menyunting si semata wayang, pilihan2 sungguh tak mudah, sulit sekali menjawab lamaran. "Dengan siapa sebaiknya kunikahkan putriku satu2nya itu, hai Mubarak? Bantu aku! Berikan pertimbanganmu!"
Mubarak berkata santun, "tuan, kudapati kaum yg menikahkan putrinya dengan pertimbangan nasab semata adalah musyrikin Quraisy. Dan kudapati, menikahkan anak perempuan dengan pertimbangan paras dan rupa di zaman ini, dilakukan sebagian orang2 nasrani. Kudapati pula, yg sering menikahkan putri mereka dengan pertimbangan kekayaan ialah sebagian Ahli Kitab dri kalangan Yahudi. Maka bagimu yg adalah seorang mukmin; yg harus kaupertimbangkan soal calon menantu hanyalah agamanya, imannya, akhlaqnya!"
"Kalau begitu," senyum si tuan, "aku tak punya pilihan lain. Bersiaplah, hai Mubarak, hari ini kunikahkan engkau dengan putriku!"
Dari pernikahan Mubarak dan putri majikannya, kelak lahirlah 'Abdullah ibn Al-Mubarak; tabi'in terkemuka, 'alim yg zahid dan mujahid. Pernikahan mereka adalah pemicu hadirnya lapis-lapis keberkahan yg memenuhi bumi dengan bersusun susun rasa surga.
* * *
Sabtu, 23 Juli 2016
siasat
Assalamualaikum..
Kali ini aku mau bahas politik nih, waah.. agak sensitif nih tema nya π
Pasti kalo denger kata "politik" tuh asa gimanaa gitu, bahkan kadang pikiran kita tuh langsung menolak hal-hal berbau politik. Kira" kenapa sih? So, disini ku mau bahas untuk meluruskan pemikiran tentang politik. (Materi ini ku dapat waktu RESES uwa ku, uts. Tate Qomaruddin)
*Latar Belakang*
Setiap warga negara berusia tujuh belas tahun memiliki hak berpartisipasi aktif dalam politik nasional. Aktivitas politik tersebut dicerminkan dalam penggunaan hak pilih. Namun aktivitas politik dalam arti luas bagi warga negara sebenarnya tidak hanya terjadi dalam pemilihan umum saja. Menyampaikan aspirasi, gagasan, melakukan pengawasan, meningkatkan kepedulian warga, pendidikan hak-hak warga pada dasarnya merupakan aktivitas politik secara tidak langsung.
Dalam kenyataannya tidak semua warga negara usia muda mampu memahami aktivitas politik sebagai aktivitas yang membangun pemerintahan. Aktivitas politik sering kali dianggap sebagai aktivitas kotor, membosankan dan hanya dilakukan mereka yang sudah tua. Itulah sebabnya, perlu ada pendekatan baru untuk mendekatkan generasi muda dengan aktivitas politik.
Generasi politisi saat ini juga dihantui oleh gejala de-ideologisasi. Berkembangnya praktik politik tanpa dilandasi nilai-nilai dan hanya berorientasi pada elektabilitas semata. Sehingga siapapun yang terpilih, publik akhirnya akan merasakan “sama saja dengan sebelumnya”. Fenomena politik tanpa nilai ini harus juga diimbangi oleh pendidikan politik bagi generasi muda agar tidak terjebak dengan fenomena serupa.
# # #
Nah, mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan.
Ada sebuah pertanyaan seperti ini :
"Apakah benar tidak ada politik dalam agama islam?"
π jika ada pertanyaan ini, pertanyaan ini salah ❌
mengapa salah?
Karna ketika sudah ada kata "islam" , islam itu adalah syamil yang artinya sempurna, yang mencakup semua nya. Paket lengkap, bukan paket hemat. Maksudnya gimana? Maka islam itu mengatur semuuuaa aspek kehidupan. Dimulai dari ekonomi, sosial, kekeluargaan, hukum, nikah, akhlaq, termasuk politik. Islam sudah mengatur semuanya,termasuk politik.
Sekarang, coba kita bayangkan islam tanpa politik. Bagaimana cara agar islam bisa jaya? Kalo islam tidak masuk ke dunia politik, maka yang akan memegang kekuasaan dunia ini adalah orang kafir. Lalu apa yang akan terjadi ketika orang kafir yang berkuasa? Islam akan makin tersisihkan.
Maka dari itu, orang-orang kafir disini memasukkan pemikiran-pemikiran yang seperti ini "udahlah kamu mah islam gausah ikut2an politik, fokus ibadah aja sana, gausah ikut campur urusan politik, politik itu kotor. Kamu fokus ibadah aja sana"
kenapa coba ada pemikiran seperti itu? Agar kita, org islam, ga usah ikut campur urusan politik agar mereka menang sendiri, agar mereka bisa berkuasa.
Nah lalu pertanyaan berikutnya :
"Apakah benar politik itu selalu kotor?"
π bersih kotornya sebuah aspek kehidupan tergantung orang yang mengelola
Kalo misalnya ada org yg dalam politik nya curang, korupsi,dll apa kah politik menjadi kotor? Ya.
Tetapi apabila ada org yg dalam politiknya jujur, berkhidmat untuk rakyat, mendekatkan diri kepada Allah, dll apa kah politik menjadi kotor? Tidak.
Sama halnya seperti bisnis
Jika ada orang yang bisnis, misalkan dia bisnis makanan,terus makanan yg dia produksi menggunakan makanan tidak layak konsumsi, apakah bisnis itu menjadi kotor? Ya.
Tapi kalo org yg bisnisnya bersih, jujur, apakah bisnis itu menjadi kotor? Tidak.
Maka bersih kotornya sebuah aspek kehidupan tergantung orang yang mengelola.
Maka dari itu, bagaimana caranya supaya politik yg kita jalankan dibungkus dengan islam. Islam harus masuk.
Politik. Dalam bahasa arab politik itu : sasa - Yasusu / siasatan
Siasat (politik) : secara bahasa artinya mengendalikan, mengatur, mengelola.
Secara istilahnya, mengendalikan ,mengatur, mengelola aspek kehidupan agar sesuai dengan tujuan2 islam.
Nah, apasih tujuan islam dalam pengelolaan kehidupan?
Salah satu nya kita kutip dari surat Quraisy
1. Falya'buduu rabbahaadza al bait. (Maka hendaklah mereka menyembah tuhan (pemilik) rumah ini (ka'bah) )
π Menyembah Allah ( ibadah)
2. Alladzii ath'amahum min juu' (yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar)
π untuk menciptakan kesejahteraan
3. Wa aamanahum min khauf (dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan)
π untuk memberikan kenyamanan/keamanan hidup
Maka, untuk mencapai tujuan tersebut kita harus mengambil kekuasaan manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan ini adalah amal shalih yang paling utama.
Apakah dijaman Rasul tidak ada politik ? Ada.
Rasulullah SAW hidup pada masa kenabiannya selama kurang lebih 23 taun. Justru yang di lakukan rasul selama 23 taun, yang rasul urus selama 23 taun itu salah satunya politik. jika rasul di utus hanya untuk mengajarkan shalat dan ibadah saja maka rasul menjalankan masa kenabiannya ga mesti 23 taun, 6 bulan juga cukup jika islam itu hanya masalah bab shalat.
ada pepatah seorang ulama seperti ini:
Agama & kekuasaan itu kaya kembar. agama pokok penjaganya adalah kekuasaan.
Makanya kita,sebagai umat islam jadikan politik sebagai dakwah kita, bukan hanya masalah kekuasaan, tapi ada masalah kejayaan islam didalamnya.
Salah satu langkah yg bisa kita lakukan sebagai rakyat adalah gunakan hak pilih dengan benar, jangan sampai golput. Golput sama saja dengan membiarkan negara ini dikuasai oleh orang kafir, berarti kita ga peduli dengan kekuasaan islam di negara ini. So, masih mau golput? π
Waah.. ternyata udh panjang lebar,pegel juga nih haha.. ku sudahi dulu ya sampe sini, Pembahasan ttg ini mah panjaang tapi yg ku sampaikan intinya aja,semoga bermanfaat dan materi ini membuat pembaca sadar apa pentingnya politik dalam islam.
Wassalamualaikum..
Kali ini aku mau bahas politik nih, waah.. agak sensitif nih tema nya π
Pasti kalo denger kata "politik" tuh asa gimanaa gitu, bahkan kadang pikiran kita tuh langsung menolak hal-hal berbau politik. Kira" kenapa sih? So, disini ku mau bahas untuk meluruskan pemikiran tentang politik. (Materi ini ku dapat waktu RESES uwa ku, uts. Tate Qomaruddin)
*Latar Belakang*
Setiap warga negara berusia tujuh belas tahun memiliki hak berpartisipasi aktif dalam politik nasional. Aktivitas politik tersebut dicerminkan dalam penggunaan hak pilih. Namun aktivitas politik dalam arti luas bagi warga negara sebenarnya tidak hanya terjadi dalam pemilihan umum saja. Menyampaikan aspirasi, gagasan, melakukan pengawasan, meningkatkan kepedulian warga, pendidikan hak-hak warga pada dasarnya merupakan aktivitas politik secara tidak langsung.
Dalam kenyataannya tidak semua warga negara usia muda mampu memahami aktivitas politik sebagai aktivitas yang membangun pemerintahan. Aktivitas politik sering kali dianggap sebagai aktivitas kotor, membosankan dan hanya dilakukan mereka yang sudah tua. Itulah sebabnya, perlu ada pendekatan baru untuk mendekatkan generasi muda dengan aktivitas politik.
Generasi politisi saat ini juga dihantui oleh gejala de-ideologisasi. Berkembangnya praktik politik tanpa dilandasi nilai-nilai dan hanya berorientasi pada elektabilitas semata. Sehingga siapapun yang terpilih, publik akhirnya akan merasakan “sama saja dengan sebelumnya”. Fenomena politik tanpa nilai ini harus juga diimbangi oleh pendidikan politik bagi generasi muda agar tidak terjebak dengan fenomena serupa.
# # #
Nah, mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan.
Ada sebuah pertanyaan seperti ini :
"Apakah benar tidak ada politik dalam agama islam?"
π jika ada pertanyaan ini, pertanyaan ini salah ❌
mengapa salah?
Karna ketika sudah ada kata "islam" , islam itu adalah syamil yang artinya sempurna, yang mencakup semua nya. Paket lengkap, bukan paket hemat. Maksudnya gimana? Maka islam itu mengatur semuuuaa aspek kehidupan. Dimulai dari ekonomi, sosial, kekeluargaan, hukum, nikah, akhlaq, termasuk politik. Islam sudah mengatur semuanya,termasuk politik.
Sekarang, coba kita bayangkan islam tanpa politik. Bagaimana cara agar islam bisa jaya? Kalo islam tidak masuk ke dunia politik, maka yang akan memegang kekuasaan dunia ini adalah orang kafir. Lalu apa yang akan terjadi ketika orang kafir yang berkuasa? Islam akan makin tersisihkan.
Maka dari itu, orang-orang kafir disini memasukkan pemikiran-pemikiran yang seperti ini "udahlah kamu mah islam gausah ikut2an politik, fokus ibadah aja sana, gausah ikut campur urusan politik, politik itu kotor. Kamu fokus ibadah aja sana"
kenapa coba ada pemikiran seperti itu? Agar kita, org islam, ga usah ikut campur urusan politik agar mereka menang sendiri, agar mereka bisa berkuasa.
Nah lalu pertanyaan berikutnya :
"Apakah benar politik itu selalu kotor?"
π bersih kotornya sebuah aspek kehidupan tergantung orang yang mengelola
Kalo misalnya ada org yg dalam politik nya curang, korupsi,dll apa kah politik menjadi kotor? Ya.
Tetapi apabila ada org yg dalam politiknya jujur, berkhidmat untuk rakyat, mendekatkan diri kepada Allah, dll apa kah politik menjadi kotor? Tidak.
Sama halnya seperti bisnis
Jika ada orang yang bisnis, misalkan dia bisnis makanan,terus makanan yg dia produksi menggunakan makanan tidak layak konsumsi, apakah bisnis itu menjadi kotor? Ya.
Tapi kalo org yg bisnisnya bersih, jujur, apakah bisnis itu menjadi kotor? Tidak.
Maka bersih kotornya sebuah aspek kehidupan tergantung orang yang mengelola.
Maka dari itu, bagaimana caranya supaya politik yg kita jalankan dibungkus dengan islam. Islam harus masuk.
Politik. Dalam bahasa arab politik itu : sasa - Yasusu / siasatan
Siasat (politik) : secara bahasa artinya mengendalikan, mengatur, mengelola.
Secara istilahnya, mengendalikan ,mengatur, mengelola aspek kehidupan agar sesuai dengan tujuan2 islam.
Nah, apasih tujuan islam dalam pengelolaan kehidupan?
Salah satu nya kita kutip dari surat Quraisy
1. Falya'buduu rabbahaadza al bait. (Maka hendaklah mereka menyembah tuhan (pemilik) rumah ini (ka'bah) )
π Menyembah Allah ( ibadah)
2. Alladzii ath'amahum min juu' (yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar)
π untuk menciptakan kesejahteraan
3. Wa aamanahum min khauf (dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan)
π untuk memberikan kenyamanan/keamanan hidup
Maka, untuk mencapai tujuan tersebut kita harus mengambil kekuasaan manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan ini adalah amal shalih yang paling utama.
Apakah dijaman Rasul tidak ada politik ? Ada.
Rasulullah SAW hidup pada masa kenabiannya selama kurang lebih 23 taun. Justru yang di lakukan rasul selama 23 taun, yang rasul urus selama 23 taun itu salah satunya politik. jika rasul di utus hanya untuk mengajarkan shalat dan ibadah saja maka rasul menjalankan masa kenabiannya ga mesti 23 taun, 6 bulan juga cukup jika islam itu hanya masalah bab shalat.
ada pepatah seorang ulama seperti ini:
Agama & kekuasaan itu kaya kembar. agama pokok penjaganya adalah kekuasaan.
Makanya kita,sebagai umat islam jadikan politik sebagai dakwah kita, bukan hanya masalah kekuasaan, tapi ada masalah kejayaan islam didalamnya.
Salah satu langkah yg bisa kita lakukan sebagai rakyat adalah gunakan hak pilih dengan benar, jangan sampai golput. Golput sama saja dengan membiarkan negara ini dikuasai oleh orang kafir, berarti kita ga peduli dengan kekuasaan islam di negara ini. So, masih mau golput? π
Waah.. ternyata udh panjang lebar,pegel juga nih haha.. ku sudahi dulu ya sampe sini, Pembahasan ttg ini mah panjaang tapi yg ku sampaikan intinya aja,semoga bermanfaat dan materi ini membuat pembaca sadar apa pentingnya politik dalam islam.
Wassalamualaikum..
Jumat, 06 Mei 2016
Maafin aku yang dulu
⚠Maafin aku yang dulu⚠
Mungkin sekarang lagi ngetrend pasang foto tentang kita yg dulu dan sekarang, yang udah hijrah ceritanya.
Misalnya ada wanita yang dulu gapake kerudung skrg sudah pake. Terus pasang foto yang dulu dan yang sekarang trus di caption "maafin aku yang dulu" atau misalnya dulu pacaran skrg udah ga pacaran, trus pasang foto waktu pacaran sama yg sekarang.
Hati-hati lah!
Mungkin kita bangga dengan keadaan kita yang sekarang. Bersyukur udah berubah. Namun taukah kawan? Secara tidak langsung kita pun bangga dengan ke-jahiliah-an dulu. mungkin banyak org yang gatau ke-jahiliah-an dulu, cuma karna ikut" tren pasang foto seperti itu jadi banyak yang tau ke-jahiliah-an mu dulu. Secara tak langsung kamu membuka aibmu sendiri. Dan tahukah kawan? Allah tidak akan mengampuni orang yang membuka aibnya sendiri padahal Allah sudah menutupinya.
Mari kita lirik sebuah kisah yang bisa kita ambil hikmahnya..
Pada zaman Khalifah Amirul Mu'minin Umar bin Khattab, ketika umar sedang berjalan-jalan seperti biasa di kota madinah. Datanglah seorang kakek menghampirinya.
Kakek: "assalamualaikum, amirul mu'minin"
Umar: "waalaikumsalam"
Kakek: "aku ingin minta pendapat"
U : "katakanlah"
K : "amirul mu'minin, aku punya anak yang aku telantarkan di masa jahiliyah. Aku membuangnya. Aku menguburnya di dalam tanah. Tapi hatiku tersentuh. Maka aku keluarkan lagi. Kemudian kami masuk islam. Ketika dia besar.... dia dihukum dengan hukum Allah.π’"
U : "hukuman zina?" Tebaknya
K : (mengangguk dengan kesedihan) "ia dicambuk dan tubuhnya penuh luka. Aku tau setelah ia terbaring. kemudian aku mengobatinya sampai sembuh. Apakah ia bisa bertaubat dan melakukan amal shaleh?"
U : "allah akan menghapus keburukannya dengan kebaikan."
K : "sekarang ada yang melamarnya. Apa aku harus beri tahu masa lalunya?"
U : "apa kau ingin membuka aib yang sudah Allah sembunyikan darinya? Demi Allah,kalau kau membuka aibnya, kau akan mendapatkan hukuman!"
...
U : "nikahkan dia dengan perempuan muslimah yang baik-baik"
Kakek itu kaget terharu mendengernya,
K : "aku lega, amirul mu'minin. Semoga Allah memberikan kemudahan kepadamu di dunia dan di akhirat."
Kemudian kakek itu hendak bersujud berterima kasih, namun umar langsung mundur menolak ✋
U: "jangan lakukan itu! Kau akan terhina. penghormatam berlebihan dibenci Allah. Aku hanya seorang muslim biasa. Menjadi seorang hakim lebih berat daripada masalahmu. Semoga Allah memberimu petunjuk.
Umarpun mempersilakan kake itu kembali, lalu kakek itu pun kembali.
Setelah itu umar berdoa,
"Ya Allah, aku menggunakan logika pada permasalahanku. Permasalahan yang tidak aku temukan di dalam Al Quran dan sunah Rasulullah. Aku hanya ingin mencari kebenaran dalam permasalahanku. Berusaha memahami agamaMu. Jika aku benar maka itu karena taufiq-Mu. Jika aku salah maka itu karenaku. Kepada-Mu aku berserah dan bersandar."
Masya Allah! Begitulah kisah yg dapat kita ambil banyak hikmah. Salah satunya,
Jangan pernah membuka aib yang telah Allah tutupi aibnya!
celakalah orang yang membuka aibnya tanpa perasaan berdosa padahal Allah telah menutupinya.
Dan tutupilah aib saudaramu maka Allah akan tutupi aibmu. Siapa sih yg ga pengen di tutup aib nya? Sungguh jika seluruh aib kita, seluruuh aib kita dibukakan oleh Allah maka kita tidak akan pernah sanggup menghadapi dunia ini.
Astaghfirullah.. Na'udzubillah min dzalik..
Yg benar datang dari Allah ,yg salah datang dari saya
Wallahua'lam..
Semoga bermanfaatπ
Langganan:
Komentar (Atom)




